Kerupuk nasi adalah salah satu camilan tradisional Indonesia yang dibuat dari nasi putih baik nasi segar maupun nasi sisa kemarin yang dicampur dengan tepung tapioka dan bumbu rempah, kemudian direbus, dijemur, dan digoreng hingga mengembang renyah dengan tekstur yang khas dan rasa gurih yang nikmat. Membuat kerupuk nasi di rumah merupakan cara cerdas untuk memanfaatkan nasi sisa yang sudah tidak segar untuk dihangatkan kembali, sehingga tidak terbuang percuma dan bisa diubah menjadi camilan yang bernilai ekonomis tinggi dengan modal yang sangat terjangkau karena bahan utamanya hanya nasi, tepung tapioka sekitar Rp10.000-15.000 per kilogram, dan bumbu dapur yang sudah ada di rumah. Proses pembuatan kerupuk nasi memang memerlukan waktu beberapa hari karena harus melalui tahap perebusan atau pengukusan terlebih dahulu, kemudian dijemur hingga kering sempurna selama 2-3 hari tergantung cuaca, baru bisa digoreng menjadi kerupuk yang renyah dan tahan disimpan berbulan-bulan dalam wadah kedap udara.
cara bikin kerupuk nasiKeunggulan membuat kerupuk nasi sendiri di rumah adalah bisa mengontrol bahan dan bumbu sesuai selera tanpa bahan pengawet atau pewarna buatan, bisa dibuat dalam jumlah banyak untuk stok camilan keluarga atau bahkan dijual sebagai peluang usaha rumahan dengan modal kecil namun margin keuntungan yang lumayan karena dari 400-500 gram nasi sisa dicampur dengan 500-800 gram tepung tapioka bisa menghasilkan 3-5 lonjong kerupuk mentah yang setelah dijemur dan dipotong tipis menghasilkan ratusan keping kerupuk siap goreng. Rasa kerupuk nasi bisa divariasikan dengan menambahkan bawang putih, ketumbar, ebi, daun jeruk, cabai, atau bahkan keju sesuai kreativitas, dengan tekstur yang bisa diatur dari renyah tipis hingga tebal empuk tergantung cara iris saat masih basah. Artikel komprehensif ini akan membahas secara mendalam tentang cara membuat kerupuk nasi yang anti gagal baik dengan blender maupun tanpa blender, tips agar renyah maksimal, berapa lama merebus, serta berbagai variasi resep dari yang paling simple hingga yang berbumbu lengkap.
Buat Kerupuk Nasi Pakai Tepung Apa?
Daftar Isi
Buat kerupuk nasi pakai tepung apa?
Tepung Utama: Tepung Tapioka (Paling Penting!)
Tepung yang WAJIB digunakan: Tepung Tapioka (juga dikenal sebagai tepung kanji)
Mengapa Harus Tepung Tapioka?
Memberikan tekstur renyah dan mengembang saat digoreng Membuat kerupuk lebih kenyal dan tidak mudah hancur Membantu mengikat adonan nasi agar tidak encer Kerupuk jadi lebih tahan lama saat disimpan
Perbandingan:
400-500 gram nasi = butuh 500-800 gram tepung tapioka Ratio umum: 1:1 sampai 1:2 (nasi:tepung tapioka) Tepung Tambahan (Opsional):
1. Tepung Beras (50-100 gram):
Menambah kerenyahan Membuat warna lebih putih Opsional, tidak wajib
2. Tepung Terigu (JANGAN!):
TIDAK disarankan untuk kerupuk nasi Kerupuk jadi tidak renyah, malah keras Tidak mengembang saat digoreng Kesimpulan:
Tepung yang digunakan: Tepung Tapioka (WAJIB!) + Tepung Beras (opsional)
Apa Bahan Utama Pembuatan Kerupuk?
Apa bahan utama pembuatan kerupuk?
Bahan Utama Kerupuk Nasi:
1. Nasi Putih (sisa atau segar)
Jumlah: 400-500 gram (4-5 centong nasi) Jenis: Nasi putih biasa, lebih baik nasi sisa yang sudah dingin
2. Tepung Tapioka
Jumlah: 500-800 gram Fungsi: Membuat renyah dan mengembang
3. Bumbu Dasar:
Bawang putih: 4-6 siung Garam: 1-2 sendok teh Ketumbar bubuk: 1 sendok teh Kaldu bubuk/penyedap: 1 sendok makan (opsional)
4. Air
Jumlah: 300-500 ml (untuk merendam atau mencampur nasi) Bahan Tambahan (Opsional untuk Variasi): Ebi halus (udang kering) Daun jeruk Daun bawang iris Cabai rawit/cabai merah Terasi Keju parut Wortel parut Cara Membuat Kerupuk Nasi dengan Tepung Kanji (Resep Anti Gagal)
Cara membuat kerupuk nasi dengan tepung kanji:
Resep Kerupuk Nasi Simple (Anti Gagal):
Bahan:
400 gram nasi putih (4 centong, nasi sisa lebih baik) 500 gram tepung tapioka 400 ml air (untuk merendam nasi) 5 siung bawang putih 1 sendok teh garam 1 sendok teh ketumbar bubuk 1 sendok makan penyedap rasa (opsional)
Alat:
Blender (atau ulekan jika tanpa blender) Panci besar untuk merebus Wadah besar untuk mengaduk Pisau tajam untuk mengiris Tampah atau nampan untuk menjemur Langkah-langkah:
TAHAP 1: Persiapan Nasi
1. Rendam Nasi (jika pakai nasi sisa yang kering):
Masukkan nasi sisa ke dalam wadah Tuang air hingga nasi terendam Rendam 1-2 jam hingga nasi menyerap air dan lembek Jika pakai nasi segar yang masih lembab, bisa skip tahap ini
2. Tiriskan Nasi:
Saring nasi yang sudah direndam Tiriskan air berlebih (jangan terlalu basah)
TAHAP 2: Membuat Adonan
3. Haluskan Bumbu:
Haluskan bawang putih dengan ulekan atau blender Campur dengan garam, ketumbar, dan penyedap
4. Haluskan Nasi (Pakai Blender):
Masukkan nasi yang sudah ditiriskan ke blender Tambahkan bumbu halus Tambahkan sedikit air (100-200 ml) agar mudah diblender Blender hingga halus seperti bubur
Alternatif Tanpa Blender:
Tumbuk nasi dengan ulekan hingga halus (butuh tenaga lebih!) Atau remas-remas nasi dengan tangan hingga hancur Campur dengan bumbu
5. Campurkan Tepung Tapioka:
Pindahkan nasi halus ke wadah besar Tambahkan tepung tapioka sedikit demi sedikit (jangan langsung semua) Uleni sampai tercampur rata Adonan harus kalis (tidak lengket di tangan, bisa dibentuk) Jika masih lengket, tambah tepung tapioka Jika terlalu kering, tambah sedikit air
Ciri Adonan yang Pas:
Tidak lengket di tangan Bisa dibentuk lonjong Tekstur seperti adonan bakso
6. Diamkan Adonan (Opsional):
Tutup adonan dengan kain bersih Diamkan 30 menit – 1 jam Tujuan: Agar tepung menyerap sempurna
TAHAP 3: Membentuk dan Merebus
7. Bentuk Adonan:
Ambil adonan secukupnya Bentuk lonjong/silinder seperti sosis Diameter sekitar 3-5 cm Panjang sekitar 15-20 cm Ratakan permukaan agar tidak ada gelembung udara
Tips: Basahi tangan dengan air agar adonan tidak lengket saat dibentuk
8. Rebus Adonan:
Didihkan air dalam panci besar (air harus banyak, adonan harus terendam) Tambahkan 2 sendok makan minyak goreng ke air rebusan (agar kerupuk tidak lengket) Masukkan adonan kerupuk ke air mendidih Rebus dengan api sedang Waktu: 15-20 menit atau hingga adonan mengapung dan matang sempurna Ciri matang: Adonan mengapung, tekstur padat saat ditekan
9. Angkat dan Tiriskan:
Angkat adonan yang sudah matang Tiriskan di atas tampah atau nampan
10. Dinginkan:
Dinginkan adonan pada suhu ruang hingga tidak panas Untuk hasil terbaik, masukkan ke kulkas semalaman (agar lebih padat dan mudah diiris)
TAHAP 4: Mengiris dan Menjemur
11. Iris Tipis-Tipis:
Keluarkan adonan dari kulkas (jika dikukus semalaman) Iris tipis-tipis dengan pisau tajam Ketebalan: 2-3 mm (semakin tipis, semakin renyah!) Iris seragam agar matang merata saat digoreng
12. Jemur Hingga Kering:
Tata irisan kerupuk di tampah atau nampan Jemur di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering Waktu: 2-3 hari (tergantung cuaca) Balik-balik kerupuk agar kering merata Ciri kering sempurna: Kerupuk keras, patah saat ditekuk, tidak lembab sama sekali
Tips Penjemuran:
Jemur di tempat yang panas dan tidak lembab Jika mendung, bisa pakai oven suhu rendah (50-60°C) atau hair dryer Tutup dengan kain tipis agar tidak kemasukan debu tapi tetap sirkulasi udara
TAHAP 5: Menggoreng
13. Goreng Kerupuk:
Panaskan banyak minyak dalam wajan (minyak harus panas sempurna!) Tes dengan 1 keping kerupuk: jika langsung mengembang = minyak sudah siap Goreng kerupuk sedikit-sedikit (jangan terlalu banyak sekaligus) Waktu: 10-20 detik (sangat cepat!) hingga mengembang dan kuning keemasan Angkat, tiriskan
Tips Menggoreng:
Minyak harus benar-benar panas (api sedang-besar) Jika kerupuk tidak mengembang = minyak kurang panas atau kerupuk belum kering sempurna Jangan lama-lama digoreng, nanti gosong
14. Simpan:
Setelah dingin, simpan kerupuk dalam toples kedap udara Tahan hingga berbulan-bulan jika disimpan dengan baik Berapa Menit Merebus Kerupuk Nasi?
Berapa menit merebus kerupuk nasi?
Waktu Merebus:
Standar: 15-20 menit
Detail:
Menit 1-10: Adonan mulai mengeras Menit 10-15: Adonan mulai mengapung (tanda hampir matang) Menit 15-20: Matang sempurna, tekstur padat Cara Mengecek Matang:
1. Lihat Posisi:
Jika adonan mengapung = sudah hampir matang
2. Tekan dengan Sendok:
Tekan adonan dengan sendok Jika padat dan tidak lembek = matang Jika masih lembek = rebus lagi 5 menit
3. Potong dan Cek:
Ambil 1 adonan, potong tengahnya Jika tidak ada bagian yang masih basah/lembek di tengah = matang sempurna Catatan: Jangan kurang dari 15 menit = adonan belum matang sempurna, kerupuk jadi tidak renyah Jangan lebih dari 25 menit = adonan terlalu lembek, susah diiris, tekstur kerupuk tidak bagus Cara Membuat Kerupuk Nasi yang Dikukus
Cara membuat kerupuk nasi yang dikukus:
Selain direbus, kerupuk nasi juga bisa dibuat dengan cara dikukus.
Bahan:
Sama seperti resep di atas:
400 gram nasi 500 gram tepung tapioka Bumbu (bawang putih, garam, ketumbar) Perbedaan: Tidak pakai air untuk merendam nasi Adonan lebih kering (tambah tepung lebih banyak) Langkah:
1. Siapkan Adonan:
Haluskan nasi (blender atau tumbuk) Campurkan dengan bumbu dan tepung tapioka Adonan harus lebih padat (tidak terlalu basah)
2. Bentuk Adonan:
Bentuk lonjong seperti cara direbus
3. Kukus:
Didihkan air dalam panci kukus Olesi loyang atau saringan kukus dengan minyak Letakkan adonan di atas loyang/saringan Kukus 30-40 menit dengan api sedang Cek kematangan: Tusuk dengan lidi, jika tidak lengket = matang
4. Dinginkan, Iris, Jemur, Goreng:
Sama seperti cara direbus Kelebihan Dikukus: Tekstur lebih padat Lebih mudah diiris (tidak hancur) Rasa lebih gurih (tidak ada nutrisi yang larut dalam air) Kekurangan: Waktu lebih lama (30-40 menit vs 15-20 menit) Cara Bikin Kerupuk Nasi Tanpa Blender
Cara bikin kerupuk nasi tanpa blender:
Tidak punya blender? Tenang, bisa pakai cara manual!
Cara 1: Tumbuk dengan Ulekan
Langkah:
Rendam nasi sisa hingga lembek (1-2 jam) Tiriskan Tumbuk nasi dengan ulekan hingga halus seperti bubur Campur dengan bumbu halus (bawang putih ditumbuk juga) Tambahkan tepung tapioka sedikit demi sedikit sambil diuleni Lanjutkan ke tahap pembentukan dan perebusan
Tips:
Butuh tenaga ekstra! Pastikan nasi benar-benar halus (tidak ada butiran kasar) Cara 2: Remas dengan Tangan
Langkah:
Rendam nasi hingga sangat lembek (2-3 jam) Tiriskan Remas-remas nasi dengan tangan hingga hancur Campur dengan bumbu Tambahkan tepung tapioka sambil diuleni hingga kalis Lanjutkan seperti biasa
Tips:
Hasilnya tidak sehalus pakai blender, tapi tetap bisa jadi kerupuk Tekstur kerupuk sedikit kasar (justru unik!) Cara 3: Cuci Nasi (Paling Simple!)liputan6+1
Langkah:
Cuci nasi sisa dengan air bersih untuk memisahkan butiran Saring dan tiriskan Langsung campur dengan bumbu halus (bawang putih dihaluskan terpisah) Tambahkan tepung tapioka sambil diuleni Bentuk dan rebus
Catatan:
Nasi tidak dihaluskan, langsung dicampur dengan tepung Tekstur kerupuk lebih kasar, tapi renyah Cara paling cepat dan simple! Cara Membuat Kerupuk Nasi Tanpa Tepung
Cara membuat kerupuk nasi tanpa Tepung:
TIDAK BISA!
Kerupuk nasi HARUS pakai tepung tapioka (atau minimal tepung kanji).
Mengapa?
Tepung tapioka yang membuat kerupuk mengembang dan renyah Tanpa tepung, nasi tidak bisa dibentuk menjadi kerupuk Nasi saja tidak akan renyah saat digoreng, malah jadi keras Alternatif:
Jika tidak ada tepung tapioka, bisa pakai:
Tepung sagu (fungsi mirip tapioka, tapi sedikit berbeda tekstur) Tepung kanji (nama lain dari tapioka di beberapa daerah)
TIDAK bisa pakai:
Tepung terigu (kerupuk jadi keras, tidak mengembang) Tepung beras saja (tidak cukup untuk mengikat) Cara Membuat Kerupuk Nasi Bawang (Variasi Rasa)
Cara membuat kerupuk nasi bawang:
Bahan: 400 gram nasi 500 gram tepung tapioka 8-10 siung bawang putih (lebih banyak untuk rasa bawang kuat!) 1 sendok teh garam 1 sendok teh ketumbar bubuk 2-3 batang daun bawang, iris halus (opsional, untuk aroma dan warna) 1 sendok makan penyedap Langkah:
Sama seperti resep dasar, tapi:
Tambahkan bawang putih lebih banyak (8-10 siung) Jika suka, tambahkan irisan daun bawang saat menguleni adonan Aduk rata hingga daun bawang tercampur merata Lanjutkan ke tahap pembentukan, perebusan, penjemuran, dan penggorengan Hasil: Kerupuk beraroma bawang yang kuat Gurih dan harum Cocok untuk teman makan nasi atau lauk Variasi Resep Kerupuk Nasi Lainnya 1. Kerupuk Nasi Pedas:
Tambahan:
5-10 cabai rawit, haluskan bersama bumbu Atau 1-2 sendok makan cabai bubuk
Hasil: Pedas dan gurih!
2. Kerupuk Nasi Ebi (Udang):
Tambahan:
50-100 gram ebi halus (udang kering yang dihaluskan) Campur saat menguleni adonan
Hasil: Gurih umami dari udang!
3. Kerupuk Nasi Daun Jeruk:
Tambahan:
5-10 lembar daun jeruk, iris halus Campur saat menguleni adonan
Hasil: Harum dan segar!
4. Kerupuk Nasi Keju:
Tambahan:
100 gram keju parut Campur saat menguleni adonan
Hasil: Gurih creamy!
5. Kerupuk Nasi Sayur (Wortel):
Tambahan:
1 buah wortel parut halus Campur saat menguleni adonan
Hasil: Warna oranye cantik, rasa lebih manis!
Tips Agar Kerupuk Nasi Renyah Maksimal 1. Jemur Hingga Benar-Benar Kering: Ini paling penting! Kerupuk harus kering sempurna (tidak lembab sama sekali) Jika masih lembab sedikit = kerupuk tidak akan mengembang saat digoreng 2. Iris Tipis-Tipis: Semakin tipis = semakin renyah Ketebalan ideal: 2-3 mm 3. Goreng dengan Minyak Panas: Minyak harus benar-benar panas Tes: Masukkan 1 keping, jika langsung mengembang = siap Jika tidak mengembang = minyak kurang panas atau kerupuk belum kering 4. Gunakan Tepung Tapioka Berkualitas: Pakai tepung tapioka asli (bukan campuran) Tepung berkualitas bagus = kerupuk lebih mengembang 5. Jangan Overcook Saat Merebus: Rebus 15-20 menit saja Jika terlalu lama = adonan terlalu lembek, susah diiris 6. Simpan di Tempat Kering: Setelah digoreng, simpan dalam toples kedap udara Jangan simpan di tempat lembab (kerupuk jadi melempem) Kesimpulan
Cara membuat kerupuk nasi dimulai dengan merendam 400-500 gram nasi sisa dalam air selama 1-2 jam hingga lembek, kemudian dihaluskan dengan blender bersama bumbu (5 siung bawang putih, garam, ketumbar) atau ditumbuk manual jika tanpa blender, lalu dicampur dengan 500-800 gram tepung tapioka sambil diuleni hingga kalis dan bisa dibentuk menjadi lonjong dengan diameter 3-5 cm. Adonan kerupuk kemudian direbus dalam air mendidih selama 15-20 menit hingga mengapung dan matang sempurna, diangkat dan didinginkan, sebaiknya dimasukkan kulkas semalaman agar lebih padat, kemudian diiris tipis 2-3 mm dan dijemur di bawah sinar matahari selama 2-3 hari hingga benar-benar kering sempurna sebelum bisa digoreng dengan minyak panas hingga mengembang renyah dalam 10-20 detik.
Tepung yang wajib digunakan adalah tepung tapioka (tepung kanji) karena memberikan tekstur renyah dan membuat kerupuk mengembang saat digoreng, dengan perbandingan nasi dan tepung sekitar 1:1 sampai 1:2 tergantung konsistensi adonan yang diinginkan, sementara tidak bisa membuat kerupuk nasi tanpa tepung karena tepung tapioka adalah komponen esensial yang membuat kerupuk bisa terbentuk dan renyah. Kerupuk nasi bisa dibuat dengan cara dikukus selama 30-40 menit sebagai alternatif dari direbus dengan hasil tekstur lebih padat dan mudah diiris, serta bisa divariasikan rasanya dengan menambahkan bawang putih lebih banyak untuk kerupuk nasi bawang, ebi untuk rasa udang, cabai untuk pedas, daun jeruk untuk aroma harum, atau bahkan keju dan sayuran sesuai kreativitas. Tips terpenting agar kerupuk renyah maksimal adalah memastikan penjemuran hingga kering sempurna tanpa sisa lembab, mengiris tipis-tipis 2-3 mm, dan menggoreng dengan minyak yang benar-benar panas agar kerupuk langsung mengembang sempurna.

Blogger, Penulis sekaligus suka dunia kuliner Indonesia
Rekomendasi Resep: